Skip to content

Akuntansi Keuangan Menengah I

February 16, 2012

AKM I

 

Akuntansi dan Laporan Keuangan (LK)

 

Akuntansi adalah kegiatan jasa. Fungsinya adalah  menyajikan  informasi kuantitatif terutama yang  bersifat keuangan dari suatu entitas ekonomi yang ditujukan untuk pengambilan keputusan ekonomi

 

Elemen LK à Harta , Hutang, Modal, Revenue, Expense, Gain, Loss, Setoran, Penarikan/dividen , Comprehensive income

 

Siklus Akuntansi

 

 

 

 

Neraca

(Balance Sheet)

 

Elemen BS à Harta, Utang, Modal

 

Harta/Aset à Manfaat ekonomi di masa depan yg diperoleh oleh suatu entitas atas transaksi di masa lalu

 

Utang/Liability à Pengorbanan ekonomi di masa depan yang timbul akibat kewajiban saat ini untuk mentransfer asset atau menyediakan service kepada entitas lain sebagai hasil transaksi di masa lalu

 

Modal/Equity à Selisih Harta – Utang,  (menunjukkan besarnya  kepentingan Pemilik terhadap  harta perusahaan)

 

Penilaian Aset

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penyajian Aset di Neraca:

  • Penyajian  aktiva lancar terpisah dari aktiva tidak lancar
  • Aktiva lancar disajikan menurut urutan likuiditas sedangkan kewajiban disajikan menurut urutan jatuh tempo.
  • Non-current asset disajikan mendahului current-asset

 

CALK, berisi:

  • Summary dari accounting policys à metode penyusutan, penilaian persediaan, revenue recognition, dll
  • Informasi tambahan à kewajiban kontinjensi
  • Informasi item2  yg tdk tercantum dlm LK
  • Informasi pelengkap
  • Subsequent event

 

Kelemahan Neraca:

  • Nilai Neraca didominasi harga historis
  • Nilai rupiah tidak stabil
  • Nilai neraca suatu entitas sulit diperbandingkan dengan  entitas lain karena pengklasifikasian yang berbeda..
  • Ada sumber ekonomis yang tidak disajikan di neraca

 

 

 

 

 

 

 

 

Laporan Rugi Laba

(Income Statement)

 

Income à pengembalian melebihi  dan di atas investasi

à jumlah yang dikembalikan suatu entitas ke investornya dan tetap membuat entitas tersebut pada  akhir periode sesejahtera  seperti pada awal periode

 

Financial Capital Maintance Concept

vs

Physical  Capital Maintenance Concept

Suatu entitas diasumsikan memperoleh income hanya jika jumlah rupiah kekayaan bersih akhir tahun melebihi awal tahun setelah dikeluarkan pengaruh transaksi dengan pemilik Suatu entitas diasumsikan memperoleh income hanya jika kapasitas produksi fisik akhir tahun melebihi awal tahun setelah dikeluarkan pengaruh transaksi dengan pemilik

 

Pentingnya informasi mengenai “Income”:

  • Menaksir income dan cash flow dimasa y.a.d
  • Digunakan pemerintah untuk menaksir potensi pajak
  • Secara makro dapat digunakan untuk alokasi sumber daya pada sektor yang belum jenuh

 

Revenue:

  • Hasil penjualan/penyerahan jasa oleh perusahaan kepada langganan atau penerima jasa
  • Arus masuk/peningkatan aset atau berkurangnya hutang (atau kombinasi keduanya) selama suatu periode yg disebabkan oleh pengiriman barang pembuatan barang pembebanan jasa atau pelaksanaan kegiatan lain yg merupakan kegiatan utama perusahaan (FASB)

 

Expense:

  • Pemakaian barang dan jasa dalam proses mendapatkan revenue.
  • Arus keluar/penggunaan aktiva atau mucul kewajiban (atau kombinasi keduanya) selama suatu periode yg disebabkan oleh pengiriman barang pembuatan barang pembebanan jasa atau pelaksanaan kegiatan lain yg merupakan kegiatan utama perusahaan (FASB)

Cost:

Pengeluaran untuk mendapatkan harta/barang /jasa dengan harapan mendapatkan pendapatan/penghasilan.

 

Gain:

Kenaikan modal (net asset) dari transaksi  insedentil dan peripheral, dan kejadian dan  keadaan lainnya yang mempengaruhi  entitas  tersebut kecuali yang diakibatkan transaksi  revenue dan setoran pemilik

 

Loss:

Penurunan modal (net asset) dari transaksi  insedentil dan peripheral,  dan keadaan lainnya yang  mempengaruhi  entitas tersebut kecuali yang diakibatkan transaksi expense dan distribusi ke pemilik

 

Pengakuan Revenue dan Gain:

  • Ada 2 hal yang harus diperhatikan : 1) Realisasi , 2) Proses perolehan pendapatan
  • Revenue diakui jika sudah direalisir / dapat direalisir & proses perolehan pendapatan telah selesai /hampir selesai
  • Secara umum kedua kondisi diatas terpenuhi  saat penjualan (point of sale)

 

Pengakuan Revenue

  1. a.    Earlier Recognition

-          Terdapat pasar & harga pasar yg terjamin untuk produk

-          Jika penjualan brg/jasa telah diikat dg kontrak

-          Contoh : Kontrak Konstruksi (Brg/jasa belum sepenuhnya diserahkan, tetapi telah diakui sbg revenue)

  1. b.    Point of Sale

-          Kedua syarat terpenuhi

-          Contoh : penjualan tunai / kredit (brg/jasa telah diserahkan atau uang telah diterima/timbul tagihan)

  1. c.     Later Recognition

-          Jika kolektibilitas diragukan

-          Contoh : Installment Method (brg/jasa telah diserahkan seluruhnya, tapi perusahaan belum mengakui sbg revenue secara keseluruhan)

 

Pengakuan Expense/Loss:

  1. a.    Direct Matching à Harga pokok barang yg dijual diakui bersamaan dengan pengakuan pendapatan
  2. Alokasi yg rasional à Contoh : Biaya depresiasi, amortisasi dan deplesi
  3. Pengakuan segera à Contoh : Biaya pemasaran

 

Komponen “Income Statement”:

  1. a.      Income from  continuing operation
  • Revenue
  • COGS
  • Gross Profit
  • Operating Expense
  • Operating Income
  • Other Revenue and gain
  • Other Expense and loss
  • Income from Continuing Operation
  • Income tax from Continuing Operation
  1. b.      Irregular and  extraordinary items
  • Discontinued Operation
  • Extraordinary Items
  • Cumulative Effect of Changes in Acc. Priciples

 

Extraordinary Item à Event atau transaksi yang sifatnya tak biasa dan  jarang terjadi

Contoh: pelunasan hutang sebelum jatuh tempo

 

Perubahan Prinsip Akuntansi

Cara Melaporkannya:

  1. Umum
  • Dilaporkan di income statement tahun perubahan sebagai Pengaruh kumulatif perubahan prinsip akuntansi
  • Proforma income data
  • Berapa income perusahaan jika metode yang baru diterapkan sejak awal

 

  1. Hal tertentu
  • Retroactive statement
  • Pengaruh kumulatif langsung dibukukan di laba ditahan
  • Income statement disajikan dengan metode yang baru

Comprehensive Income à Perubahan net asset yang tidak diakibatkan oleh setoran oleh atau distribusi ke pemilik

Berasal dari:

  1. Bisnis à Income from continuing operation & Irregular and extraordinary items
  2. Faktor lain:
  • Foreign currency translation  adjustment
  • Unrealized Gain &  loss of AFSS
  • Deferred Gains and loss on  Derivative Financial Instrument

 

Subsequent Event (Peristiwa kemudian)

à transaksi atau kejadian yang terjadi setelah tanggal neraca sebelum laporan keuangan dikeluarkan atau diumumkan. Peristiwa kemudian ini kemungkinan :

1. Menimbulkan penyesuaian terhadap laporan keuangan;

2. Memerlukan disclosure (pengungkapan)

3. tidak memerlukan apa-apa.

Adjustment perlu jika jumlah yang ada dalam laporan keuangan harus disesuaikan karena adanya peristiwa kemudian yang memberikan bukti yang berkaitan dengan keadaan yang terjadi pada tanggal neraca dan memengaruhi laporan keuangan secara materiil. Pengungkapan perlu jika peristiwa kemudian memberikan bukti yang berkaitan dengan persyaratan yang tidak ada pada tanggal neraca.

 

 

LAPORAN   ARUS   KAS

 

Laporan Arus Kas à Laporan yg memuat informasi arus kas masuk dan arus kas keluar dari suatu entitas

selama satu periode

 

Cash Flow dirinci menurut kegiatan:

  1. Kegiatan operasional à jual/beli brg/jasa, bayar biaya operasional (contoh: beban gaji, dll)
  2. Kegiatan investasi (investing) à membeli / menjual Aktiva tetap/ Investasi, dll
  3. Kegiatan pendanaanan (financing) à Menerbitkan saham, obligasi, membayar dividen, dll

 

Direct Method vs Indirect Method

Persamaan:

è Dalam hal arus kas dari investing & financing

Perbedaan:

DM à Arus kas dari operasional dirinci sesuai rincian dalam Income Statement

IDM à Arus kas dari operasional tidak dirinci sesuai rincian dalam Income Statement

Data untuk penyusunan Cash Flow à Lap. R/L, Neraca Awal Thn & Akhir Thn, data tambahan

 

Interpretasi Laporan Cash Flow

NO

OPERATING

INVESTING

FINANCING

PENJELASAN

1

+

+

+

Perusahaan sehat (laba), modal diperoleh dari penjualan investasi & sebagian aset, serta penerbitan penerbitan saham, obligasi, dll

2

+

-

-

Perusahaan sehat (laba), berusaha meningkatkan kapasitas perusahaan dengan banyak berinvestasi & menambah aset melalui pinjaman

3

+

+

-

Perusahaan laba,

4

+

-

+

Perusahaan laba,

5

-

-

+

Perusahaan baru berkembang yang mengalami kerugian di awal berdirinya, banyak berinvestasi melalui pembelian aset2, modal / dana diperoleh dar penerbitan saham, obligasi, dll

6

-

+

+

Perusahaan mengalami kerugian, berusaha untuk memperoleh dana dari penjualan aset dan penerbitan saham, obligasi, dll

7

-

+

-

Perusahaan mengalami kerugian yang besar hingga harus menjual aset2nya untuk menunaikan kewajibannya kpd stakeholder (membayar dividen)

8

-

-

-

Perusahaan terancam pailit karena mengalami kerugian terus-menerus, aset yg ada tidak dapat menutup hutang2 perusahaan, serta masih dibebani dengan kewajiban membayar dividen

 

 

PIUTANG

(RECEIVABLE)

 

Receivable à Hak memperoleh (klaim ) uang dari Entitas lain

 

Notes Receivable à Piutang yang didukung oleh instrumen kredit resmi seperti promes

 

Account Receivable à Piutang yang tidak didukung intrumen kredit resmi, melainkan didukung oleh bukti jual beli biasa seperti penerimaan  barang/jasa, kontrak dst.

 

Akuntansi Notes receivable

  1. Akuntansi saat timbul/menerima promes
    1. Karena menjual barang/jasa
    2. Karena ada piutang usaha yg jatuh tempo
    3. Akuntansi saat jatuh tempo
      1. Debitur membayar
      2. Debitur tidak membayar
      3. Akuntansi menjual wesel
        1. Saat menjual wesel
        2. Saat jatuh tempo debitur tidak membayar

 

Akuntansi Piutang Biasa/Account Receivable

  1. Saat timbulnya Piutang
    1. Karena menjual barang atau jasa
    2. Karena memberi pinjaman
    3. Saat menerima uang hasil penagihan Piutang
    4. Saat menghapus Piutang
      1. Sebelum menghapus tidak membentuk cadangan kerugian
      2. Sebelum menghapus telah membentuk cadangan kerugian
      3. Menerima piutang yang telah dihapus
      4. Menyesuaikan saldo cadangan kerugian piutang

 

Jika memiliki piutang  ada resiko:

  • Ada piutang yang tak tertagih
  • Ada piutang yang tak tertagih berarti timbul kerugian piutang

 

Metode mengakui kerugian piutang tak tertagih:

  1. Direct Method à Kerugian diakui pada tahun diketahui tak tertagih/dihapus

Jurnal:

 

Bad Debt Expense                     xxx

A/R                                                        xxx

 

  1. Allowance Method à Kerugian diakui pada tahun timbulnya piutang dengan membuat cadangan (allowance)

Jurnal:

 

Bad Debt Expense                     xxx

Allowance for Bad Debt                                xxx

 

Allowance for Bad Debt          xxx

A/R                                                        xxx

 

 

 

 

 

 

 

 

 

REVENUE RECOGNITION à Versi Kieso

(Pengakuan Pendapatan)

 

Kriteria Revenue Recognition:

  1. 1.         Earnings process substantially complete
  2. 2.         Measurability reasonably assured
  3. 3.         Collectibility reasonably assured

 

Earnings Process:

  • Actions taken that add value to a product or service

è  Significant role in the business model

  • Process varies in duration and complexity from industry to industry
  • Revenue is recognized (recorded) when the earnings process is complete or substantially complete

 

Revenue Recognition at Point of Sale

  • Revenues from manufacturing and selling are commonly recognized at point of sale
  • Revenues from sales with buyback agreements are not recognized (not sales) if rights and risks have not been passed to buyer
  • Revenues from sales where rights of return exist are generally not recognized

 

Pengecualian:

  • Barang /jasa belum diserahkan seluruhnya tapi perusahaan sudah dapat mrengakui revenue

à Kontrak konstruksi jangka panjang, misal jasa membangun gedung selama 4 tahun

  • Barang sudah diserahkan tapi revenue belum seluruhnya diakui à Penjualan angsuran, penjualan konsinyasi

 

Consignment Sales:

  • Possession has transferred; however legal title remains with the seller
  • Risks and rewards have not transferred
  • Seller acts as an agent
  • Goods are held by seller as Merchandise on Consignment
  • Not held as inventory on consignee’s books

 

 

Jurnal Consignment Sales:

 

 

 

Revenue Recognition Before Delivery:

  • Revenue may be recognized before delivery under certain circumstances
  • Long-term construction contracts (percentage-of-completion method), are a notable example
  • The percentage-of-completion method permits periodic billing at various points in the project
  • The completed contract method is used only when the percentage-of-completion method is inapplicable

 

Akuntansi untuk Kegiatan Konstruksi

 

KEGIATAN KONTRAKTOR:

  • MENGELUARKAN BIAYA KONSTRUKSI
  • MENAGIH TERMIN
  • MENERIMA UANG
  • MENGAKUI  PENDAPATAN DAN BIAYA

 

 

 

 

 

 

 

 

Penjualan konsinyasi

(Consignment Sales)

 

Skema:

Cara pencatatannya:

  • Rugi laba kegiatan penjualan ini dipisah dengan penjualan biasa/penjualan yang dilakukan sendiri
  • Rugi laba penjualan konsinyasi digabung dengan penjualan biasa

 

Asuransi

 

Laporan Neraca

  • Klasifikasinnya tidak seperti perusahaan dagang.
  • Investasi disajikan di atas karena bagi perusahaan asuransi, investasi lebih penting dari pada harta yang lain dan investasi ini diatur dalam SK Menkeu.

 

Pengakuan Pendapatan  à Pendapatan underwriting

 

Pengakuan Beban

  • Selisih antara estimasi atas klaim retensi sendiri
  • Estimasi  à  taksiran jumlah kewajiban yng menjadi tanggungan sendiri atas klaim yang dalm proses, termasuk klaim yang sudah terjadi namun belum dilaporkan.

FRANCHISE

Franchisor

¨       Membantu franchisee dalam menyiapkan dan menjalankan bisnisnya

¨       Memberikan hak penggunaan merk dan nama dagang dan sistem bisnisnya

¨       Melatih, mendidik dan supervisi, konsultasi, promosi dst.

Franchisee

¨       Membayar franchise fee

¨       Menjaga rahasia dagang dst.

Fee à berupa : Initial Fee, Continuing Fee

 

Initial Fee à Kapan diakui saat terima uang atau diakui sebagai unearned Revenue.

About these ads

From → Akuntansi

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: