Skip to content

Resume Teori Akuntansi

February 16, 2012


1.       
Teori : Suatu pernyataan yang sistematis tentang prinsip-prinsip dan suatu formulasi  hubungan-hubungan atas prinsip-prinsip (yang telah diuji) yang mendasari suatu fenomena.

Tujuannya adalah menjelaskan sesuatu dan memprediksi apa yang akan terjadi.

Tujuan Teori Akuntansi  : Menyediakan seperangkat prinsip dan hubungan diantara prinsip-prinsip tersebut yang memberikan penjelasan praktek-praktek  akuntansi dan memprediksi praktek yang belum terobservasi

Teori dan Praktek Akuntansi TA

Asumsi dasar                                                  prosedur

Konsep-konsep Dasar     —————>          metode

Penjelasan                                                      teknik

Description                                                      pencatatan

Penalaran

Sasaran Teori Akuntansi

Positif :..Penjelasan atau penalaran untuk menunjukkan secara ilmiah kebenaran pernyataan atau fenomena akuntansi seperti apa adanya sesuai fakta. Fakta sebagai sasaran.

Normatif :..Penjelasan atau penalaran untuk menjustifikasi kelayakan suatu perlakuan akuntansi paling sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan. Nilai sebagai sasaran.

 

  1. 2.        Sejarah Akuntansi

Kebijakan 2: Makro: Bgaimana ambil keputusan u/ perush dan Mikro: Pemilihan metode penyusutan, FIFO LIFO dll

  1. a.        Evolusi Double entry: Sistem akuntansi yang mencatat Aset Kewajiban dan Ekuitas.

Kondisi yang harus ada agar double entry berjalan:

  • Tahu baca tulis
  • Tahu hitungan
  • Tahu privat properti
  • Mengenal uang
  • Ada perdagangan
  • Mengenal modal
  1. b.        Perkembangan Standar Akuntansi

1)       Management Contribution Phase

1900-1933: Focusnya menentukan besarnya income u/ pengganti besarnya pajak dan Beda perusahaan beda metode

2)       Institution Contribution Chase (1933-1959)

  • Seccurity Exchange Commision
  • Institusi ikut terlibat menetapkan standar akuntansi. (AICPA American Institute of Certified Public Accountants membentuk CAP Committee on Accounting Procedures)

3)       Profesional Contribution 1959-1973

APB : Tahun 1959 dibentuk  Accounting  Principles  

Aicpa bubarkan CAP dan bentuk APB (acc principle board n Acc Research board.

Kelemahannya:

  • Penetapan standar masih belum didasarkan pada konsep teoritis.
  • Otoritas penetap standar akt belum jelas
  • Banyak alternatif sehingga fleksibel

4)        Tahap Politisasi 1973-now

AICPA bubarkan APB dan terbentuk FASB. Kelemahan sama dgn phase 3

 

  1. 3.        Cara kerja FASB
  2. Susun Agenda
  3. Tunjuk gugus tugas
  4. Terbitkan memorandum diskusi n sebarkan
  5. Terbitkan exposure draft
  6. Terima masukan dan reviu
  7. Ambil kepututsan

-          Terbitkan standar

-          Revisi Exp draft

-          Tunda pembahasan

 

 

 

  1. 4.        Conceptual Framework (Kerangka Dasar Laporan Keuangan)

Conceptual Framewoek Adalah sebuah sistem koheren dari suatu hubungan dan asas yang saling berhubungan yang dapat mengarah pada standar yang konsisten dan menentukan sifat, fungsi, dan batasan dari akuntansi keuangan dan LK

Tujuan/sasaran akuntansi : Menyediakan informasi yang dapat diandalkan mengenai sumber daya ekonomi dan kewajiban, perubahan sumber daya bersih, perubahan SDE  dan kewajiban, dan info lain yang relevan dgn kebutuhan pengguna yg dpt digunakan u/ estimasi potensi penghasilan bagi perus.

Kegunaan :

  1. Mengevaluasi dan  mengembangkan GAAP
  2. Memecahkan kasus yang belum diatur GAAP)

Isi CF:

  1. Tujuan akuntansi
  2. Elemen laporan keuangan
  3. Karakteristik kualitiatiif informasi akuntanasi (Relevansi, dapat/ mudah dimengerti, dapat diverifikasi, netralitas, ketepatan waktu, komparabilitas, lengkap)
  4. Asumsi Dasar : pernyataan mengenai lingkungan akuntansi (konsep akrual dan konsep kontiniutas)

 

Elemen Laporan:

  1. Aset: manfaat ekonomi di masa depan yang cukup pasti yang diperoleh atau dikuasai oleh entitas tertentu sebagai hasil dari transaksi atau peristiwa masa lalu.
  2. Utang: pengorbanan manfaat ekonomi di masa mendatang yang cukup pasti, yang timbul dari kewajiban sekarang suatu entitas tertentu untuk menyerahkan aset atau memberikan jasa kepada entitas lain di masa mendatang sebagai akibat dari transaksi atau peristiwa masa lampau.
  3. Ekuitas: hak residu dalam aset suatu entitas yang masih tersisa setelah dikurangi utangnya.
  4. Investasi oleh pemilik: kenaikan dalam aset bersih suatu perusahaan tertentu yang berasal dari pemindahan sesuatu yang bernilai ke perusahaan tersebut dari entitas lain untuk memperoleh atau menaikkan hak kepemilikan dalam perusahaan tersebut.
  5. Distribusi kepada pemilik: penurunan dalam aset bersih suatu perusahaan tertentu yang berasal dari pemindahan aset, pemberian jasa, atau timbulnya kewajiban oleh perusahaan kepada pemilik.
  6. Comprehensive income: perubahan dalam ekuitas suatu perusahaan tertentu selama satu periode yang berasal dari trans dan kejadian lainnya serta keadaan-keadaan lain dari sumber lain pemilik.
  7. Revenue: aliran masuk atau peningkatan lain aset sebuah entitas atau pelunasan utangnya selama satu periode tertentu yang berasal dari pengiriman atau pembuatan brg, pemberian jasa, atau pelaksanaan aktivitas lainnya yang merup keg utama dari entitas tersebut.
  8. Gains: kenaikan dalam ekuitas dari transaksi-transaksi tambahan atau insidental suatu entitas dan dari semua transaksi lainnya dlm 1 periode, kecuali dari pend atau investasi  pemilik.
  9. Losses: penurunan dalam ekuitas dari transaksi-transaksi tambahan atau insidental suatu entitas dan dari semua transaksi lainnya yang mempengaruhi entitas tersebut dlm 1periode, kecuali yang berasal dari biaya atau distribusi kepada oleh pemilik.

 

  1. 5.        PENALARAN

Penalaran : Pengetahuan tentang prinsip-prinsip berpikir logis yang menjadi basis dalam diskusi ilmiah

Kegunaan Penalaran : Untuk membentuk keyakinan terhadap  suatu pernyataan atau asersi

Proses/ struktur penalaran

Struktur dan proses penalaran dibangun atas 3 konsep:

  1. Asersi: Menegaskan sesuatu (teori) adalah benar
  2. Keyakinan: Tingkat keikhlasan menerima teori adl benar
  3. Argumen: serangkaian asersi terkait u/ ambil kesimpulan

 

Jenis Asersi:

  1. a.        Asumsi
  2. b.        Hipotesis
  3. c.        Pernyataan dan fakta asersi

 

Fungsi Aserrsi (sebagai alat argumen)

  1. a.        Premis: As. Untuk dukung konklusi
  2. b.        Konklusi: as. Yg diturunkan dari serangkaian asersi

 

 

 

 

  1. 6.        ELEMEN DAN STRUKTUR TEORI AKUNTANSI

 

TA dikembangkan dengan berbagai penelitian (kerangka teori):

  1. Deduktif (dari umum ke khusus)

Tetapkan tujuan -> Kenali lingk sekitar -> Definisi dan asumsi -> prosedur dan praktek

  1. Induktif (spesifik ke general)

Observasi -> ambil keputusan

  1. Pragmatis

Identifikasi masalah -> cari solusi

  1. d.        Penelitian Ilmiah

Kenali masalah, tetapkan hipotesa, kumpulkan bukti uji, analisis n evaluasi, kesimpulan

  1. e.        Pendekatan Etika dan Perilaku

Menekankan pada konsep kejujuran, keadilan dan kewajaran.

 

  1. 7.        DALIL2 AKUNTANSI
  • Entitas:

Setiap perusahaan merupakan unit akuntansi yang terpisah dan berbeda dari pemiliknya dan perusahaan lain.

  • Kelangsungan Usaha:

-          Entitas akuntansi akan terus beroperasi

-          Perush tidak diharapkan untuk dilikuidasi

-          Entitas akan terus beroperasi untuk periode waktu yang tidak tertentu.

  • Unit Pengukur:

-          unit pertukaran dan pengukuran diperlukan untuk mencatat transaksi perusahaan dengan cara yang seragam.

-          Pengukuran dalam akuntansi adalah unit moneter.

  • Periode Akuntansi:

Laporan keuangan yang menggambarkan perubahan dalam kesejahteraan perusahaan seharusnya diungkapkan secara periodik.

 

  1. 8.        KONSEP TEORI AKUNTANSI
  • Teori Kepemilikan: entitas sebagai agen, perwkilan atau susunan melalui wirausahawan individual atau pengoperasi pemegang saham. Tujuan utama teori ini adalah untuk menentukan dan menganalisis kekayaan bersih pemilik.          

Aset — utang = ekuitas pemilik.

  • Teori Entitas: memandang entitas sebagai sesuatu yang terpisah dan berbeda dari pihak yang menyediakan modal pada entitas.. Persamaan akuntansinya

Aset = Ekuitas

Aset = Utang + Ekuitas Pemegang Saham

 

  • Teori entitas merupakan teori yang paling dapat diterapkan pada perusahaan bisnis bentuk korporat, yang terpisah dan berbeda dari pemiliknya.

 

  • Teori Dana: memandang unit bisnis terdiri atas sumber daya ekonomi (dana) serta kewajiban dan restriksi terkait mengenai penggunaan aumber daya. Persamaan akuntansinnya:

Aset = Restriksi Aset

  1. 9.        INCOME CONCEPT
    1. a.        Manfaat informasi mengenai income :

1)     Penghasilan digunakan sebagai dasar pengenaan pajak utama.

2)     Ukuran keberhasilan perusahaan

3)     Kriteria pebagian

4)     Petunjuk managemen dalam melaksanakan tugasnya

 

Perbedaan sudut pandang Ekonom dan Akuntan atas pentingnya Neraca dan LR dalam tetapkan Income:

  1. a.        Ekonom

-          Income: kenaikan kekayaan bersih 1 periode

-          Incom = Modal akhir dikurangi modal awal setelah dikeluarkan modal transaksi

-          Ekonomi/ Balance sheet approach

-          Psychic Income (penghasilan psikis) yang merupakan jumlah perumusan keinginan manusia.

-          Real Income (penghasilan nyata) yaitu kenaikan  kenyataan ekonomi.

-          Money Income (penghasilan uang) yaitu penilaian moneter  dari sumber daya.

-           

  1. b.        Akuntan

-        Income: hasil transaksi dlm 1 periode

-        Income = hasil matching cost dgn revenue

-        Income statement approach

 

Terdapat dua konsep yang digunakan oleh FASB untuk menentukan jumlah penghasilan :

  1. Capital Maintenance Concept (konsep pemeliharaan modal) Terdapat dua pandangan dslam konsep ini  yaitu
  • Finacial Capital Maintenance Concept

Konsep ini memandang penghasilan suatu badan usaha sebagi perbandingan dari aktiva bersih (aktiva

– hutang, atau owner’s equity) awal periode dengan akhir periode tidak termasuk transaksi dengan

pemilik (Income= aset bersih akhir tahun – aset bersih awal tahun  + distribusi ke pemilik – Investasi dari pemilik ).

  • Phisical  Capital Maintenance Concept

Konsep ini memandang penghasilan sebagai perbandingan antara kapasitas produksi fisik pada akhir  periode dengan awal periode, setelah dikurangi dengan transakasi pemilik.

  1. Transaction  Approach (pendekatan transaksi )

Pendekatan   ini   menganggap   penghasilan   sebagai   perbedaan   antara   sumber-sumber   arus   masuk

(pendapatan dan laba ) dan arus keluar ( Biaya dan kerugian ) selama suatu periode atau

 

Income = revenue – expenses + gain – loss.

 

Sifat Income

-          Psychic

-          Real Income

-          Money Income

 

  1. I.         Pengakuan  Penghasilan ( Income Recognition)

Sebagai upaya mengatasi  kesulitan subyektifitas  dalam konsep penghasilan  ekonomi, kebanyakan  akuntan lebih memilih  melaporkan  penghasilan  kalau sudah ada bukti adanya pertukaran  dengan  pihak luar. Pendekatan  ini  umumnya  menuntut  bahwa  penghasilan  yang dilaporkan merupakan akibat dari berurusan dengan badan usaha dan individu di luar unit pelapor dan hal ini menimbulkan  prinsip realisasi.  Prinsip ini menyatakan  bahwa penghasilan  harus diakui kalau proses penghasilan telah lengkap.

  1. II.         Pengukuran  ( Measurement)

Pengukuran yaitu memberikan angka kepada obyek atau kejadian dengan mengikuti aturan-aturan tertentu. Pengukuran juga dapat diartikan sebagai proses membandingkan  untuk mendapatkan informasi yang lebih tepat guna membedakan satu alternatif dari alternatif lain dalam situasi pengambilan keputusan.

Masalah dalam pengukuran akuntansi, yaitu :

  1. Ketidakstabilan nilai dari suatu ukuran (uang)
  2. Belum adanya keputusan arbroter dan pengukuran yeng tepat untuk keperluan pelaporan berkala seperti untuk penyusutan, deplesi dan amortisasi.
  3. III.      Pengakuan Pendapatan dan Realisasi

Accounting  Association  (AAA)  committee  merekomendasikan  bahwa  konsep  realisasi  dapat dikembangkan jika dipakai kriteria berikut :

  1. Pendapatan harus bisa diukur
  2. Pengukuran harus diverifikasi dengan transaksi pasar ekstern
  3. Kejadian kritis harus sudah berlangsung

 

Terdapat beberapa metode pengakuan pendapatan (revenue recogition)

1)       Pendapatan diakui pada saat penjualan

2)       Pendapatan diakui selama prose produksi..

3)       Pendapatan diakui pada saat selesainya produksi.

4)       Pendapatan diakui pada saat jasa telah dilaksanakan.

5)       Pendapatan diakui pada saat kas diterima.

6)       Pendapatan diakui setelah terjadi suatu kejadian.

7)       Keadaan pengakuan khusus

8)       Pengakuan  pendapatan  khusus terutama adalah pengakuan  pendapatan  terhadap Franchisor  dan untuk situasi dimana terdapat hak untuk mengembalikan.

 

 

 

 

Laporan Arus Kas

Kondisi

Operating

Investing

Financing

1

+

+

+

2

+

-

-

3

+

+

-

4

+

-

+

5

-

-

+

6

-

+

+

7

-

+

-

8

-

-

-

Keterangan:

Operating (+) artinya penerimaan kas dari operasi lebih besar dari pengeluaran

Investing (+) artinya Investasi/aktiva yang dijual lebih besar dari yang dibeli

Financing (+) artinya menerima dana lebih besar dari mengembalikan dana/utang

Penjelasan tiap kondisi:

  1. Perusahaan mengumpulkan uang kas Dari kegiatan operasional, jual aktiva, pinjam dana
  2. Perusahaan melakukan ekspansi dan membayar dividen
  3. Perusahaan membayar dividen yang dananya berasal dari operasional dan menjual aktiva
  4. Perusahaan melakukan ekspansi yang berasal dari operasional dan pinjam dana
  5. Perusahaan pinjam dana untuk melakukan ekspansi dan operasional
  6. Untuk menutup operasional, perusahaan menjual asset dan berhutang
  7. Perusahaan menjual aktiva untuk menutup operasional dan bayar hutang
  8. Operasional perusahaan berkurang, tetapi bisa berinvestasi dan bayar hutang.

 

UAS

  1. 1.        Perbedaan PPE dengan Property investment

Indikator

PPE

Property Investment

Wujud

Tanah, bangunan, peralatan

Tanah dan bangunan

Kepemilikan

Milik sendiri, financial lease

Milik sendiri, financial lease, operating lease tertentu

Penggunaan

Produksi, pemberian jasa serta administrasi

Menghasilkan rental dan kenaikan nilai

Kemampuan memperoleh kas

Untuk memperoleh kas bersama dengan aset lain

Menghasilkan kas secara mandiri, nilai ancillary service (jika ada : insignificant)

Penilaian

Cost method & revaluation model

Cost method & Fair Value method

Perlakuan selisih revaluasi

Dilaporkan sebagai ekuitas

Dilaporkan sebagai profit and loss

Frekuensi revaluasi

Tidak ditentukan

Setiap tanggal neraca

Impairment

Indikasi adanya impairment direviu setiap tanggal neraca

Cost model melakukan penilaian impairment, tetapi jika revaluation model tidak perlu adanya impairment

  1. 2.        Dasar Penilaian. Sehubungan dengan itu jelaskan jenis-jenis dasar penilaian yang ditetapkan oleh Badan Penetap Standar Akuntansi yang digunakan untuk memberikan nilai atas aset tetap.

Jawaban:

  1. Historical Input Value = Verifiable
  2. Prudent Cost (biaya yang sepatutnya = Mengurangi pengaruh manajemen dan pemilik
  3. Original Cost = Cost pembeli pertama
  4. Current Input Value = (Harga beli sekarang sama dengan kondisi yang dimiliki)
  5. Current Cost = Harga beli barang baru dikurangi akumulasi penyusutan
  6. Appraisal Value = Harga pihak lain (Appraisal)
  7. Fair Value = Harga yang dihitung berdasar dari berbagai dasar penilaian
  8. 3.        Definisi dan cakupan Cost:
    1. Diperoleh dengan pembelian : Seluruh pengorbanan untuk memperoleh aset tersebut
    2. Diperoleh dengan pembelian gabungan : Cost dialokasikena dengan harga taksiran masing-masing aset dan dialokasikan dengan cost pemilik lama
    3. Hasil pertukarang aset non moneter : Dinilai sebesar harga wajar aset yang diserahkan
    4. Dibangun sendiri : Bunga pinjaman jgn dikapitalisir, Bunga pinjaman dikapitalisir, Bunga semua pinjaman dikapitalisir, Bunga atas semua dana dikapitalisir.
    5. 4.        Alasan perlunya depresiasi (perush/ pemerintah)
  • Adanya penurunan nilai aset karena berlalunya waktu,
  • Penurunan kemampuan memberikan jasa (laptop makin lama makin lambat misalnya),
  • Ada perbedaan antara nilai aktiva  dengan nilai appraisal (diluar inflasi),
  • Amortisasi cost (amor dalam akuntansi pemerintah kurang relevan karena tidak ada penyususnan lap R/L),
  •  Amortisasi cost secara periodic,
  • Berkurangnya  kemampuan aktiva tetap,
  • Adanya penurunan nilai karena adanya keusangan,
  • Semakin buruknya fisik aktiva tetap tersebut,
  • Untuk mempertahankan keutuhan modal

 

  1. 5.        Perusahaan dapat melakukan investasi dalam aset riil seperti bangunan, tanah. Perusahaan juga dapat melakukan investasi pada surat berharga tertentu serta pada perusahaan asosiasi. Jelaskan pengertian dari jenis-jenis investasi tersebut dan dimana (SAK/FASB statement no berapa) masalah tersebut diatur?

Jawaban:

Investasi dapat dilakukan pada:

  1. Sekuritas tertentu -> (Diperdagangkan, dimiliki sampai jatuh tempo, tersedia untuk dijual) PSAK50
  2. Perusahaan asosiasi -> (Lebih besar atau sama dengan 20% saham perusahaan asosiasi) PSAK15
  3. Anak Perusahaan -> (memiliki lebih besar dari 50% saham anak) PSAK14
  4. Asset -> ( Tanah Bangunan Berlian dst ) PSAK no 13

 

  1. 6.        Sebutkan dan jelaskan atribut yang membedakan antara kewajiban dan ekuitas!

Jawaban:

Indikator

Hutang

Ekuitas

Tgl jatuh tempo

Ada

Tidak ada

Klaim thdp asset

Mendahului

Terakhir

Klaim thdp income

Tarif tetap

Tidak tetap

Kemampuan memperoleh kas

Untuk memperoleh kas bersama dengan aset lain

Menghasilkan kas secara mandiri, nilai ancillary service (jika ada : insignificant)

Nilai Pasarnya

Tak dipengaruhi performance perusahaan

Dipengaruhi performance perusahaan

Hak Suara

Tak memiliki

Memiliki

Nilai jatuh tempo

Ada

Tidak ada

Niat pemegang surat

Keamanan

Pertumbuhan

Hak Beli saham

Hak Memaksa membayar

Hak Konversi

 

Tidak ada

Ada

Umumnya tidak

Ada

Tidak ada

 

Sifat dari Hutang

Kewajiban harus ada saat ini, Equitable liab dimasukkin, Adanya hak offset tak mengharuskan pencat hutang, adanya nilai yang dicatat, kelompok penerima uang diketahui

Penilaian Hutang:

  • Current Liab > Dinilai sebesar jumlah yang akan dibayar tanpa dicari present valuenya > Jika dicari present value hasilnya hampir sama dengan nilai yang akan dibayar
  • Longterm Liab > Presnent value dengan tarif bunga efektif

-         Saat penertbitan > Dihasilkan nilai historis

-         Tiap akhir tahun > dihasilkan nilai current

 

  1. 7.        Salah satu tujuan diterbitkan SFAS no 13 adalah agar tak terjadinya asymmetry (suatu lease dapat dilaporkan capital lease oleh lessee tapi dilaporkan operating lease oleh lessor atau sebaliknya) pelaporan lease menurut lessee dan menurut lessor. Jika kita melihat kriteria umum dan kriteria tambahan u;ntuk membedakan capital dan operating lease yang ada di SFAS no 13, apakah masih mungkin timbul asymmetry pelaporan lease tersebut jelaskan alasan anda.

Jawaban:

LEASING à Kontrak antara dua fihak dimana satu fihak menyerahkan manfaat ekonomis dari aktiva tetap sementara itu fihak lain menyerahkan pembayaran. Suatu alat alternatif memperoleh aktiva jangka panjang untuk digunakan oleh perusahaan

 Manfaat Leasing :

  • Lessee à Tidak perlu DP tinggi à Terhindar dari resiko kepemilikan
  • Lessor à Meningkatkan penjualan à Menjaga hubungan bisnis à Nilai residu aktiva masih tertahan

Jenis Leasing :

  • Financial Lease à Dicatat sebagai aset kemudian diamortisasi
  • Operating Lease à Dicatat sebagai Rent Expense à Pembayaran Merata dan Tidak Merata
  • Capital Lease à Sebagian besar manfaat ekonomi dari aktiva akan pindah  dari lessor ke lessee à Lessee mencatat sebagai aktiva tetap dan melakukan amortisasi.

Direct Financing Lease à FMV / Present Value Pembayaran Minimum sama dengan cost aktiva yang disewagunausahakan.

Sales Type Lease à FMV / Present Value Pembayaran Minimum tidak sama dengan cost aktiva yang disewagunausahakan. Saat beli aktiva yang akan dileasekan dicatat sebagai inventory, saat dileasekan dicatat sebagai penjualan barang dagangan.

 

Kriteria untuk Klasifikasi

Apakah:

  1.  (Lease mentransfer kepemilikan asset ke lessee pada akhir kontrak,
  2. Memberikan hak opsi, Umur Lease sama atau lebih besar 75% umur aktiva (FASB),
  3. Present Value pembayaran minimum sama/ lebih besar dari 90% FMV aktiva,
  4. Asset yang dilease kan bersifat khusus atau hanya dapat dipergunakan oleh lessee (IFRS no 5),
  5. Jika lease membatalkan kontrak dan Lessor menderita kerugian maka kerugian ditanggung lessee,
  6. Laba rugi krn fluktuasi FV nilai reisu dicatat lessee),
  7. Laba atau rugi karena fluktiasi FV nilai residu dicatat Lessee,
  8. Lessee memiliki kemampuan memperpanjang lease dengan pembayaran sewa yang lebih rendah dari fair value

Cara Menggunakan Kriteria:

  1. Lessee -> Jika lease memenuhi salah satu dari kriteria umum tersebut maka dicatat sebagai capital lease, jika tidak operating lease.
  2. Lessor -> Capital lease jika memenuhi salah satu atau lebih kriteria umum dan memenuhi seluruh kriteria tambahan

 

  1. 8.        Liability menurut: Margono adalah Pengorbanan manfaat ekonomis (aset) dimasa yg akan datang yg sifatnya probable karena kewajiban sekarang untuk mentransfer barang dan jasa ke entitas lain akibat transaksi/ atau kejadian dimasa lalu.

l  FASB : Kewajiban adalah pengorbanan manfaat ekonomik masa datang yang cukup pasti yang timbul dari keharusan sekarang suatu kesatuan usaha untuk mentransfer aset atau menyediakan/menyerahkan jasa kepada kesatuan lain di masadatang sebagai akibat transaksi atau kejadian masa lalu

l  PSAK : Kewajiban merupakan hutang perusahaan masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu, penyelesaiannya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaan yang mengandung manfaat ekonomi.

l  IFRS: A liability is a present obligation of the enterprise arising from past events, the settlement of which is expected to result in an outflow from the enterprise resources embodying economic benefit.

Secara umum dapat dikatakan bahwa kewajiban mempunyai tiga karakteristik utama yaitu: (a) pengorbanan manfaat ekonomik masa datang, (b) keharusan sekarang untuk mentransfer aset, dan (c) timbul akibat transaksi masa lalu.

Penyebab Timbulnya hutang: Bersamaan dengan diterima harta karena pembelian barang, bersamaan timbulnya beban, bersamaan timbulnya cost misalkan produk perusahaan harus ditarik dari pasar, alokasi pajak kebeberapa periode.

Perbedaan antara kewajiban menurut PSAK n IFRS, khususnya mengenai kewajiban jangka panjang adalah:

PSAK (INA GAAP)

IFRS

Kewajiban dikategorikan kewajiban jangka panjang jika jatuh tempo lebih dari 12 bulan setelah taggal neraca, dengan disertai kriteria-kriteria tertentu, termasuk penyelesaian persetujuan penjadwalan kembali pembayaran, pembiayaan kembali hutang untuk jangka waktu lama, sebelum laporan keuangan disetujui.

Dalam IFRS, kewajiban dapat dikategorikan kewajiban jangka panjang hanya dengan adanya perjanjian penjadwalan kembali hutang, dan pembiayaan kembali hutang untuk waktu yang panjang, yang diselesaikan sebelum tanggal neraca.

Dalam PSAK tidak dijelaskan secara spesifik mengenai hal tidak adanya kesepakatan pembiayaan kembali sebelum tanggal neraca, maka tidak dapat diasumsikan bahwa akan ada pembiayaan kembali. Maka kewajiban baru bisa dikategorikan kewajiban jangka panjang hanya jika perjanjian pembiayaan kembali disepakati sebelum tanggal neraca.

Dalam IFRS, kewajiban tetap dikategorikan kewajiban lancar dalam neraca apabila melebihi tanggal neraca, walaupun jika persetujuan tercapai sebelum laporan keuangan disetujui.

 

  1. 9.        Terdapat beberapa rencana pension untuk pegawai. Jelaskan apa yang dimaksud dengan.
    1. Defined Benefit pension plans à Besarnya manfaat pensiun ditentukan oleh aktuaris
    2. Defined Contributed pension plan à Iurannya ditentukan, manfaat pensiun tergantung hasil pengelolaannya
    3. Funded à Dana yang dikumpulkan tahun ini dikelola untuk membayar manfaat pension karyawan yang sekarang masih bekerja

Unfunded plan à Dana yang dikumpulkan tahun ini dipakai membayar karyawan yang sudah pensiun

  1. Interest cost à Project Benefit Obligation dianggap hutang perusahaan ke karyawan yang akan dibayar nanti, Perusahaan memberi bunga ke karyawan.

Service cost à Masa kerja bertambah, PBO akhir tahun naik, Besarnya Pension obligation naik.          

 

  1. 10.     Substansi Komersial

Pertukaran aset non moneter dengan non moneter lainnya tetap diukur pada nilai wajar kecuali :

  1. Transaksi pertukaran tidak memiliki substansi komersial atau
  2. Nilai wajar aset yang diterima dan diserahkan tidak dapat diukur secara andal

Biaya perolehannya diukur dengan jumlah tercatat dari aset yang diserahkan.

Entitas mempertimbangkan suatu transaksi pertukaran memiliki substansi komersial atau tidak dengan mempertimbangkan sejauh mana arus kas masa depan (setelah pajak) diharapkan dapat berubah.

Substansi komersial :

  1. Konfigurasi arus kas / aset yang diterima berbeda dengan yang diserahkan atau
  2. Nilai khusus entitas dari kegiatan operasional berubah akibat pertukaran; dan
  3. Selisih a atau b relatif signifikan terhadap nilai wajar dari aset yang dipertukarkan.

Dengan kata lain, pertukaran aset non moneter patut diduga memiliki substansi komersial jika:

  1. Harga aset / nilai buku / masa manfaat masing-masing aset yang dipertukarkan berselisih cukup signifkan, atau ada pihak yang harus menyerahkan kas sebagai tambahan untuk menerima aset yang lain.
  2. Jika dari hasil pertukaran tersebut terjadi perubahan nilai operasi atau posisi ekonomis entitas yang cukup signifikan.

Intinya: suatu transaksi pertukaran memiliki substansi komersial jika aliran kas masa depan berubah sebagai akibat dari transaksi pertukaran tersebut yaitu jika posisi ekonomis kedua belah pihak berubah.

 

  1. 11.     Teori Ekuitas
    1. Proprietary theory

Pemilik adalah pusat perhatian karena pemilik berkuasa atas aset perusahaan dan bertanggungjawab atas hutang perusahaan. Persamaan : Aktiva- Hutang = Modal

  1. Entity theory

Perusahaan dianggap memiliki eksistensi dan kepribadian sendiri. Persamaan : Aktiva = Ekuitas

Ekuitas à liabilities dan stockholder’s equity.

  1. Residual Equity Theory

Pemilik dianggap hak sisa. Persamaan : Aktiva – spesific equity = residual equity

Spesific equity à liabilities & prefered stock

Residual equity à likuidasi & pembagian laba

  1. Enterprise Theory

Perusahaan dipandang sebagai suatu lembaga masyarakat yang memberi manfaat kepada berbagai pihak. Ikhtisar laba/rugi menunjukkan pembagian kue usaha kepada berbagai pihak

  1. Fund Theory

Penekanan kepada konsep fund, fund merupakan sekelompok aset beserta kewajiban dan restriction yang melekat pada aset tersebut. Persamaan : Aset = restriction of asset

Fund à suatu wilayah perhatian yang didefinisikan oleh aktivitas dan operasi yang mengelilingi seperangkat catatan, dan untuk itu diciptakan “a set balancing set of account”. Aset à sumber daya ekonomi. Restriction à batasan-batasan atas penggunaan aset. Ini diterapkan di akuntansi pemerintah

  1. Commander Theory

Pendekatan commander ditawarkan sebagai pengganti teori proprietary dan equity karena teori ini membantah bahwa tujuan manager (commander) adalah pada sedikit kesamaan penting untuk pemilik atau entitas.

Pendekatan proprietary, entity, dan fund menekankan pada orang, personalisasi, dan dana masing-masing, tetapi teori commander menekankan pada pengendalian. Bentuk organisasi tidak mengingkari penerapan pandangan commander karena commander dapat menangani lebih dari satu identitas dalam organisasi apapun.

  1. 12.     Klasifikasi Financial Asset
    1. a.        Investment in equity instrument without fair value
    2. b.        FA at FV trough profit and loss
    3. c.        AFS Financial Asset
    4. d.        Loan and Receivable

Held to maturity investment

 

About these ads

From → Akuntansi

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: