Skip to content

Resume Pasar Modal

February 16, 2012

UTS

 

SOAL 1. BAGAIMANA TRANSAKSI DIJALANKAN DI BURSA?

  • Sebelum dapat transaksi investor harus menjadi nasabah di perusahaan efek atau broker saham. Pertama kali investor melakukan pembukaan rekening yg memuat identitas nasabah lengkap (termasuk tujuan investasi dan keadaan keuangan) serta keterangan tentang investasi yang akan dilakukan.
  • Nasabah atau investor dapat melakukan order jual atau beli setelah investor disetujui untuk menjadi nasabah di perusahaan efek yang bersangkutan. Umumnya setiap perusahaan efek mewajibkan kepada nasabahnya untuk mendepositkan sejumlah uang tertentu sebagai jaminan bahwa nasabah tersebut layak melakukan jual beli saham.
  • Perdagangan dilakukan melalui proses tawar menawar secara berkesinambungan (Continuous Auction Market) dalam satuan perdagangan efek. Tawar menawar dilakukan dengan memperhatikan prioritas harga dan waktu (Price and Time Priority). Dalam perdagangan saham, jumlah saham yang dijual-belikan dilakukan dalam satuan perdagangan yang disebut dengan lot, dimana satu lot berarti 500 saham.

Dilihat dari prosesnya, maka urutan perdagangan saham atau Efek lainnya dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. 1.     Menjadi Nasabah di Perusahaan Efek.

Calon investor buka rekening di salah satu broker atau Perusahaan Efek. Setelah resmi terdaftar menjadi nasabah baru melakukan kegiatan transaksi.

  1. 2.     Order dari nasabah.

Kegiatan jual beli saham diawali dengan instruksi yang disampaikan investor kepada broker. Pada tahap ini, perintah atau order dapat dilakukan secara langsung dimana investor datang ke kantor broker atau order disampaikan melalui sarana komunikasi seperti telpon atau sarana komunikasi lainnya.

  1. 3.     Diteruskan ke Floor Trader.

Setiap order yang masuk ke broker akan diteruskan ke petugas broker yang berada di lantai bursa (floor trader).

  1. 4.     Masukkan order ke JATS

Floor trader akan entry order yang diterimanya kedalam sistem komputer JATS (Jakarta Automated trading System) . Seluruh order yang masuk ke sistem JATS dapat dipantau baik oleh floor trader, petugas di kantor broker dan investor. Tahap ini, ada komunikasi antara broker dgn investor agar tujuan order dapat tersampaikan dgn baik. Termasuk pada tahap ini, berdasarkan perintah investor, floor trader update order, penawaran dan info penting lain.

  1. 5.     Transaksi Terjadi (matched).

Order yang telah masuk ke sistem JATS bertemu dengan harga yang sesuai dan tercatat di sistem JATS dalam arti tercapai kesepakatan harga order beli atau jual. Pihak floor trader atau petugas di kantor broker akan memberikan informasi ke investor bahwa order telah terpenuhi.

  1. 6.     Penyelesaian Transaksi (settlement)

Tahap akhir dari siklus transaksi adalah penyelesaian transaksi (settlement). Investor tidak otomatis mendapatkan hak-haknya ditahap ini dan dibutuhkan beberapa proses seperti kliring, pemindahbukuan, dll hingga akhirnya hak-hak investor terpenuhi, seperti investor yang menjual saham akan mendapatkan uang, sementara investor yang melakukan pembelian saham akan mendapatkan saham. Di BEI, proses penyelesaian transaksi berlangsung 3 hari bursa. Artinya jika melakukan transaksi hari ini (T), maka hak-hak kita akan dipenuhi selama 3 hari bursa berikutnya, atau dikenal dengan istilah T + 3.
SOAL 2. BAGAIMANA LANGKAH-LANGKAH IPO?

Dalam proses IPO (proses emisi), Emiten harus menempuh serangkaian tahapan yang cukup. Tahapan-tahapan IPO. Secara garis besar proses IPO dapat dibagi menjadi 3 tahapan, yaitu: Sebelum Emisi, Selama Emisi, dan Sesudah Emisi.
Sebelum emisi—————————————>Emisi———————————–>Sesudah emisi

Intern Perusahaan Bapepam Pasar Perdana Pasar Sekunder Pelaporan
  1. Renc Go Publik
  2. RUPS
  3. Penunjukan:
    1. Underwriter
    2. Profesi penunjang
    3. Lemb penunjang
    4. Siapkan dokumen
    5. Konfirm sbg Agen Penjual oleh Penjamin Emisi
    6. Kontrak awal dg BE
    7. Publik Ekspose
    8. Penandatanganan perjanjian2
      1. Pernyataan pendaftaran
      2. Ekspose terbatas di Bapepam
      3. Tanggapan atas:
      4. Kelengk Doc
      5. Cukup Doc dan Info jelas
      6. Terbukaan (Akuntabel, keuangan dan manajemen)
      7. Komen tertulis dlm 30 hari
      8. Perrnyataan pendaftaran dinyatakan efektif
      9. Penawarano/ sindikasi penjamin emisi dan Agen Penjual
      10. Penjatahan kepada investor o/ sindikasi penjamin emisi dan emiten
      11. Pengembalian Dana
      12. Distribusi Efek pada investor secara elektronik
  1. Emiten mencatatkan sahamnya diBEI
  2. Perdagangan Efek di BE
  3. Lap. Berkala, misal Lap Tahunan dan Lap semester
  4. Laporan kejadian penting dan relevan misal akuisisi, ganti direksi dll

SOAL 3. BAGAIMANA PERATURAN TERKAIT PROSPEKTUS?

Prospektus adalah informasi atau dokumen penting dalam proses penawaran umum, baik saham maupun obligasi. Dalam prospektus saham atau lebih tepatnya prospektus perusahaan terdapat banyak informasi yang berhubungan dengan keadaan perusahaan yang melakukan penawaran umum. Menurut Bapepam penyusunan prospektus harus mengacu  :

  1. Prospektus harus memuat seluruh rincian dan fakta material mengenai Penawaran Umum dari Emiten.
  2. Prospektus saham haruslah dibuat sedemikian rupa sehingga jelas dan komunikatif.
  3. Fakta-fakta dan pertimbangan-pertimbangan yang paling penting harus dibuat ringkasannya dan diungkapkan pada bagian awal prospektus.
  4. Emiten,‎ ‏Penjamin Pelaksanaan Emisi, Lembaga Penunjang serta Profesi Penunjang Pasar Modal bertanggung jawab untuk menentukan dan mengungkapkan fakta secara jelas dan mudah dibaca.

Beberapa bagian penting dari Prospektus perusahaan yang patut mendapat perhatian dari calon investor adalah :

  1. Jumlah saham yang ditawarkan
  2. Nilai nominal saham dan harga penawaran
  3. Bidang usaha
  4. Riwayat singkat perusahaan
  5. Tujuan go public (rencana pengunaan dana)
  6. Kegiatan dan prospek usaha
  7. Resiko usaha
  8. Kebijakan dividen perusahaan
  9. Kinerja keuangan perusahaan
  10. Agen-agen penjual

Dalam Prospektus perusahaan juga terdapat beberapa jadwal yang berhubungan dengan penawaran umum :

  • Tanggal efektif,‎ ‏adalah suatu tanggal yang menunjukan tanggal dikeluarkannya Surat Pernyataan Efektif oleh Bapepam (perush dpt melakukan Penawaran Umum kepada masy.
  • Masa penawaran,‎ ‏adalah periode dilakukannya Penawaran Umum atas Efek yang akan ditawarkan kepada masyarakat. Masa penawaran ini sekurang-kurangnya tiga hari kerja.
  • Tanggal akhir penjatahan,‎ ‏adalah suatu tanggal dimana hasil akhir dari proses penjatahan atas pesanan Efek akan diumumkan kepada masyarakat. Penjatahan akan muncul apabila jumlah pesanan atas Efek melebihi dari jumlah Efek yang ditawarkan.
  • Tanggal pengembalian uang pesanan,‎ ‏adalah suatu tanggal dimulainya pengembalian uang kepada pemesan yang terkena penjatahan atau yang pesanannya tidak terpenuhi seluruhnya.
  • Tanggal pencatatan,‎ ‏adalah suatu tanggal dimana suatu Efek mulai dicatatkan atau didaftarkan pada suatu Bursa Efek, yang berarti mulai tanggal itu pula Efek tersebut dapat diperdagangkan di pasar sekunder.

Peraturan terkait prospektus

–          Pasal 78 UU No. 8 Tahun 1995

  1. Prospektus tidak memberikan gambaran yang menyesatkan
  2. dilarang menyatakan Bapepam telah menyetujui, mengizinkan, atau mengesahkan suatu Efek
  3. Ketentuan mengenai Prospektus diatur lebih lanjut oleh Bapepam penjelasannya :

prospektus sekurang2nya memuat:

  1. uraian tentang Penawaran Umum;
  2. tujuan dan penggunaan dana Penawaran Umum;
  3. analisis dan pembahasan mengenai kegiatan dan keuangan;
  4. risiko usaha;
  5. data keuangan;
  6. keterangan dari segi hukum;
  7. informasi mengenai pemesanan pembelian Efek; dan
  8. keterangan tentang anggaran dasar.

–          Keputusan Ketua Bapepam Nomor KEP-41/PM/2000 Tentang Perubahan Peraturan Nomor IX.A.8 Tentang Prospektus Awal Dan Info Memo

–          Keputusan Ketua Bapepam Nomor KEP-51/PM/1996 Tentang Pedoman Mengenai Bentuk Dan Isi Prospektus Dan Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran Umum

IX.C.3 Pedoman Mengenai Bentuk dan Isi Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran Umum
IX.C.7 Pedoman Bentuk dan Isi Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Oleh Perusahaan Menengah Atau Kecil
IX.C.8 Pedoman Mengenai Bentuk dan Isi Prospektus Dalam Rangka Penawaran Umum Oleh Perusahaan Menengah Atau Kecil
IX.C.9 Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Beragun Aset (Asset Backed Securities)
IX.C.10 Pedoman Bentuk dan Isi Prospektus Dalam Rangka Penawaran Umum Efek Beragun Aset (Asset Backed Securities)
IX.C.12 Pedoman Mengenai Bentuk dan Isi Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum Obligasi Daerah
IX.C.13 Pedoman Mengenai Bentuk dan Isi Prospektus Dalam Rangka Penawaran Umum Obligasi Daerah
IX.C.14 Pedoman Mengenai Bentuk Dan Isi Prospektus Ringkas Dalam Rangka Penawaran Umum Obligasi Daerah

SOAL 4.  HAL2 YG MENDASAR YG HRS DIKETAHUI JIKA INGIN BERINVESTASI DI PASAR MODAL DAN

MEKANISME KERJA ORANG-ORANG YANG TERLIBAT DALAM INVESTASI PASAR MODAL

  1. Jika ingin invest di saham baru, pilih perusahaan efek yg aktif dlm proses penjaminan
  2. Jika hanya perlu jasa mendasar (jual/beli) pilih yg cepat & akurat
  3. Juka perlu jasa tambahan (nasihat dan saran) pilih yg analis efeknya berkualifikasi baik dan pengalaman memadai
  4. Sebelum mulai:
  • Dana invest = dana lebih, bukan cadangan/darurat
  • Tujuan invest jelas
  • Tingkat toleransi pada risiko
  • Jangka waktu invest
  1. Pilih instrument yg paling sesuai, pelajari prospektus
  2. Bila terbatas waktu dan kemampuan menganalisa, perusahaan efek memberi jasa analisa professional
  3. Kuasai kemampuan evaluasi ekonomi makro dan tren industry
  4. Kuasai kemampuan membaca LK emiten.

Mekanisme kerja orang-orang yang terlibat dalam investasi pasar modal

  1. Emiten : badan usaha yg menerbitkan saham atau obligasi
  2. Perantara emisi : penjamin emisi & akuntan public
  3. Badan pelaksana pasar modal : badan yg mengatur dan mengawasi jalannya pasar modal
  4. Bursa efek : tempat kegiatan perdagangan edek pasar modal
  5. Perantara perdagangan efek : makelar (broker) & komisioner
  6. Investor : pihak yg menanamkan modalnya

SOAL 5. MENGEKSTRAK 3 MODEL PENILAIAN, BAGAIMANA MENGHASILKAN PENILAIAN YANG LEBIH AKURAT (JIKA HARUS MEMILIH)

  1. Pendekatan Aktiva (assest based): bisa dipakai kapan saja (aktiva cocok digunakan pada perusahaan yg memiliki aset banyak. pada perusahaan jasa tidak cocok)

Taget:

–          Indikasi nilai dari nilai suatu perusahaan

–          Nilai dari modal yg diinvestasikan (invested capital)

–          Nilai dari struktur permodalan (capital structure)

–          Nilai asset bersih perusahaan (ekuitas)

Metode yg dugunakan:

–          Metode Penyesuaian Aktiva Bersih (PAB) (Adjusted Net Asset Method (ANAM), Adjusted Book Value Method (ABVM), Net Asset Valuation Method (NAVM), dan Assets Accumulation Method (AAM)

–          Metode Kapitalisasi Kelebihan Pendapatan (KKP) (Excess Earning Method (EEM)

  1. Pendekatan pasar : karena perlu perbandingan, jadi ya perlu yang bisa dibandingin (pasar, biasanya kesulitan menemukan perusahaan yg sama persis, tidak ada perusahaan identik, sehingga hanya jadi pembanding.

metode yang digunakan:

–          Metode  Pembanding  Perusahaan  Tercatat  di  Bursa  Efek  (Guideline Publicly Traded Company Method)

–          Metode Pembanding Perusahaan Merger dan Akusisi (Guideline Merged and Acquired Company Method).

–          Metode Transaksi Sebelumnya (Prior Transactions Method).

  1. Pendekatan Pendapatan (income based) digunakan untuk memperkirakan Nilai dengan mengantisipasi dan mengkuantifikasi kemampuan Obyek Penilaian dalam menghasilkan imbal balik (return) yang akan diterima dimasa datang. Jika menggunakan penilaian ini, maka:
  2. Nilai dari aset dan kewajiban non-operasional; atau
  3. Kelebihan atau kekurangan dari aset operasional, dalam laporan keuangan wajib dikeluarkan dari perhitungan nilai aset operasional, dan wajib ditambahkan pada atau dihapuskan dari nilai entitas operasional.

Metode yang digunakan:

–          Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method)

–          Metode Kapitalisasi Pendapatan (Capitalization of Income Method)

Metode di atas hanya dapat digunakan apabila manajemen Obyek Penilaian telah menyusun rencana usaha yang akan dijadikan sebagai dasar penilaian (business plan based valuation)

*)untuk menilai MINIMAL menggunakan 2 metode penilaian. Tidak boleh hanya satu metode. Boleh menggunakan 3 metode sekaligus, untuk kemudian dirata-rata nilainya

Peringkat PERFINDO

Sebelum melakukan keputusan investasi, informasi mengenai kinerja sebuah efek jelas diperlukan. Untuk memenuhi kebutuhan akan informasi ini diperlukan sebuah lembaga yang mampu memberikan penilaian secara objektif, mandiri, dan dapat dipercaya.

Manfaat Pemeringkatan Efek:

  1. Berikan info atas risk investor atas surat berharga utang
  2. Referensi dlm tentukan pengembalian yg wajar
  3. Penghematan biata
  4. Perspektif pilihan investasi
  5. Tingkatkan likuiditas portfolio investasi

Di Indonesia, tugas ini dilakukan oleh PT Pefindo atau PT Pemeringkat Efek Indonesia. Mereka mengeluarkan hasil penilaian secara berkala atas efek utang yang diberikan dalam bentuk peringkat (rating). Peringkat ini dapat berubah dari waktu ke waktu. Penilaian ini akan mempermudah investor dalam menentukan keputusan investasinya.

Penjatahan

penjatahan atau allotment adalah :

Alokasi atas penjualan saham baru kepada para pemesan di pasar perdana apabila jumlah saham yang dipesan lebih besar dari jumlah saham yang ditawarkan. Praktik yang berlaku umum investor yg bentuknya badan biasanya dapat insentif karena tujuan invest jangka panjang, selain itu juga kepada karyawan atau mitra dagang emiten tsb. Kadang ada juga underwriter yg memberikan penjatahan pada nasabah sendiri dengan harapan dapet imbalan bonus

IHSG

IHSG merupakan nilai representatif atas rata-rata harga seluruh saham di BEI berdasarkan jumlah saham tercatat,  sebagai indikator pergerakan harga saham di BEI, Indeks ini mencakup pergerakan harga seluruh saham biasa dan saham preferen yang tercatat di BEI (gampange ngono harga rata2 saham yang ada di bursa om, penghitungan biasanya pake market value weighted average index

Fungsi:
• Sebagai indikator tren pasar
• Indikator keuntungan
• Benchmark kinerja
• Fasilitasi pembentukan portfolio
• Fasilitasi pengembangan profuk derrivatif

Apa itu KSEI?
KSEI merupakan lembaga penyimpanan dan penyelesaian yang memberikan layanan jasa meliputi administrasi rekening efek, penyelesaian transaksi efek, distribusi hasil corporate action dan jasa-jasa terkait lainnya.

  • Kelola rekening
  • Deposit efek
  • Penarikan efek atau dana
  • Penyelesaian transaksi bunga
  • Penyelesaian transaksi luar bursa
  • Aksi koorporasi
  • Inquiry dan laporan

Apa itu KPEI?

KPEI adalah lembaga yang menyediakan jasa kliring dan penjaminan penyelesaian transaksi bursa yang teratur, wajar dan efisien untuk produk-produk bursa seperti saham, obligasi dan derivatif.

  • Kliring dan transaksi bnga
  • Penjaminanan penyelesaian transksaksi bursa
  • Pinjam meminjam efek
  • Jasa lain di lingk pM

Fungsi Bapepam LK

  1. Ssusun peraturan PM
  2. Penegakan peraturan PM
  3. Bina dan awasi
  4. Penetap prinsip2 keterbukaan
  5. Penyelesai keberatan
  6. Penetap ketentuan akuntansi PM
  7. Pengamat teknis tupok bapepam

UAS

1.Perbedaan/ karakteristik antara saham, sukuk, dan obligasi

2.Apa yg dimaksud dg Reksadana, jenis, karakteristik

Reksa Dana:

  • Wadah yang dipergunakan untuk  menghimpun dana dari masyarakat pemodal, untuk  selanjutnya diinvestasikan oleh Manajer Investasi  dalam Portofolio Efek.
  • Keuntungan yang diperoleh berupa kenaikan nilai  investasi masyarakat pemodal seiring dengan berjalannya waktu periode investasi.

 

Jenis Reksadana:

  1. Reksa Dana Pasar Uang

Reksa Dana yang menempatkan 100% dananya, dalam instrumen pasar uang, seperti deposito, SBI  , atau obligasi (surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan atau Pemerintah) yang memiliki jatuh tempo kurang dari  1 tahun.

  1. Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksa Dana yang menempatkan minimum 80% dari  dananya dalam instrumen obligasi.

  1. Reksa Dana Campuran

Reksa Dana yang menempatkan dananya, dalam  instrumen pasar uang atau obligasi, atau saham  dengan komposisi yang fleksibel.

  1. Reksa Dana Saham

Reksa Dana yang menempatkan minimum 80% dari  dananya dalam instrumen saham.

  1. Reksa Dana Terproteksi

Reksa Dana yang menempatkan sebagian besar  dananya dalam instrumen obligasi sedemikian rupa  dapat memberikan perlindungan atas nilai awal  investasi pada saat jatuh temponya.

 

Jenis Reksadana

Karakteristik

Reksa Dana Pasar Uang 
  • § Relatif lebih aman dibandingkan jenis reksa dana lainnya.
  • § Bersifat likuid atau mudah dicairkan.
  • § Investasi jangka pendek.
  • § Mempunyai potensi keuntungan sedikit lebih tinggi dari deposito.
Reksa Dana Pendapatan Tetap
  • § Mempunyai potensi keuntungan lebih tinggi dari reksa dana pasar uang.
  • § Investasi jangka menengah
Reksa Dana Campuran
  • § Mempunyai potensi keuntungan yang cukup tinggi.
  • § Investasi jangka menengah sampai panjang
Reksa Dana Saham  
  • § Mempunyai potensi keuntungan paling tinggi, namun mempunyai risiko yang lebih tinggi dibanding reksa dana lainnya.
  • § Investasi jangka panjang
Reksa Dana Terproteksi  
  • § Perlindungan 100% pada nilai pokok investasi, jika dicairkan sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan.
  • § Mempunyai potensi keuntungan sebesar tingkat bunga portfolio obligasi

3.Derivatif (Option, Future, Forward)

Transaksi derivatif:

  • Perjanjian atau kontrak antara dua pihak dimana pembayaran atau pertukaran atas  cash flow didasarkan pada  nilai aset yang  mendasarinya seperti nilai tukar,  suku bunga, indek, saham, dan  komoditi.
  • Produk transaksi derivatif  antara lain à forward, swaps,  futures, option, dll

Forward:

  • Perjanjian antara penjual dan pembeli pada saat ini, mengenai transaksi aset tertentu dimana tanggal dan harga disepakati dimuka, dan transaksinya dilakukan pada waktu yang telah ditentukan.
  • Contoh:

Penjual dan pembeli membuat perjanjian bahwa setelah tiga bulan yang akan datang obligasi akan dijual dengan harga tertentu. Pada saat ini (current), pembeli dan penjual sepakat dengan harga suatu obligasi. Harga tersebut dibayar setelah tiga bulan kemudian, baru sekuritas tersebut diserahkan kepada pembeli.

Futures:

  • Perjanjian antara pembeli dan penjual bahwa sekuritas akan ditransaksikan antara kedua belah pihak yang bersangkutan dimana keduanya setuju untuk tukar menukar aset atau sekuritas pada tanggal tertentu, dengan transaksi tunai.
  • Perbedaannya dengan kontrak forward, dalam kontrak future harga tidak ditentukan.
  • Pada kontrak future harga yang digunakan adalah harga pasar pada tanggal yang disepakati.
  • Pada umumnya kontrak future dilakukan pada suatu pasar yang terorganisir

Option:

  • Suatu kontrak berupa hak (bukan kewajiban) bagi pembeli kontrak opsi (Taker) untuk membeli atau menjual suatu aset tertentu kepada penjual kontrak opsi (Writer) pada harga tertentu dan dalam jangka waktu yang telah ditentukan di muka.
  • Taker àpembeli / pemegang option yang memiliki hak untuk melaksanakan option tsb

Writer àpenerbit / penjual option yang memiliki kewajiban untuk memenuhi pelaksanaan option yang dilakukan oleh Taker.

  • Opsi Saham :

Salah satu jenis kontrak opsi yang menggunakan saham sebagai aset yang mendasari (underlying assets)

Perbedaan Option, Future, Forward

5.Efficient Market Hypothesis

 

Efficient Market Hypothesis:

è  Hipotesis yg dikembangkan oleh Fama untuk menggambarkan efisiensi pasar surat berhargaatas informasi terhadap pasar tersebut.

è  how the information is reflected in stock price 

Bentuk pasar menurut EMH:

  1. 1.       Weak form

-“all currently available information

-Harga2 mencerminkan seluruh informasi pasar (historikal)

-Informasi harga & volume perdagangan historikal tidak memiliki hubungan dengan arah pergerakan harga2 di masa depan

-sehingga Investor tidak dapat mengandalkan analisis teknikal

  1. 2.       Semi strong form

-“all publicly available information

-Harga2 mencerminkan seluruh informasi publik (pasar & non-pasar)

-Harga2 segera menyesuaikan diri terhadap informasi publik

-sehingga Investor tidak dapat mengandalkan analisis fundamental

  1. 3.       Strong form

-“all information include insider information

-Harga2 mencerminkan seluruh informasi (pasar, publik, internal perusahaan) yg tersedia bagi umum

-Tidak ada kelompok ttt yg memonopoli informasi

-Semua informasi mudah diakses, bebas biaya, tersedia bagi siapa saja

4.Strategi investasi pasif, aktif, pada portofolio manajemen

Passive Strategy

  • Not affected by the change in expectations
  • Type: buy and hold strategy and indexing strategy

 

Active Strategy

  • Responds to changing expectations by including securities in different-from-benchmark weights to gain positive alpha (excess return)

 

Enhanced Indexed

  • Combination between active and passive strategies

6.Analisis Teknikal & Fundamental

Analisis Fundamental:

  • Penilaian saham dengan mempelajari / mengamati brbagai indikator terkait dengan kondisi makro ekonomi, kondisi industri suatu perusahaan, hingga berbagai indikator keuangan & manajemen perusahaan
  • Analisis yg berbasis pada data2 riil untuk mengevaluasi& memproyeksi nilai suatu saham
  • Indikator:

-pendapatan

-laba

-pertumbuhan penjualan

-imbal hasil (ROE)

-profit margin, dll

Analisis Teknikal:

  • Penilaian saham dengan mengevaluasi saham berbasis pada data2 statistik yg dihasilkan dari aktivitas perdagangan saham (harga & volume transaksi)
  • Memprediksi arah pergerakan saham ke depan dengan berbagai pola2 grafik yg terbentuk
  • Jargon: “Sejarah akan berulang kembali”

7. Unsur Insider Trading

Insider Trading :

  • Perdagangan efek yg dilakukan oleh mereka yang tergolong “orang dalam” perusahaan, dimana perdagangan efek tersebut didasarkan karena adanya suatu “informasi orang dalam” (inside information) yang penting dan mengandung fakta material
  • Pelaku Insider Trading ( inside trader) mengharapkan keuntungan ekonomi, secara langsung atau tidak langsung

Unsur-unsur Insider Trading :

  • Orang dalam

Yang dimaksud dengan “orang dalam” menurut UU pasar modal:

  1. komisaris, direktur, atau pegawai Emiten atau Perusahaan Publik;
  2. pemegang saham utama Emiten atau Perusahaan Publik;
  3. orang perseorangan yang karena kedudukan atau profesinya atau karena hubungan usahanya dengan Emiten atau Perusahaan Publik memungkinkan orang tersebut memperoleh informasi orang dalam; atau
  4. Pihak yang dalam waktu 6 (enam) bulan terakhir tidak lagi menjadi Pihak

sebagaimana dimaksud dalam huruf a, huruf b, atau huruf c di atas

  • Informasi orang dalam

Informasi Material yang dimiliki oleh orang dalam yang belum tersedia untuk umum.

Misal:

-Merger, konsolidasi dan akuisisi;

-Pemecahan saham dan pembagian dividen saham;

-Tuntutan hukum yang penting terhadap perusahaan dan atau direktur dan   komisaris perusahaan;

-Pendapatan dan deviden yang luar biasa;

-Perolehan atau kehilangan kontrak penting;

-Produk atau penemuan baru yang berarti;

-Perubahan tahun fiskal perusahaan;

-Perubahan  dalam  pengendalian  atau  perubahan  penting  dalammanajemen;

-Perolehan atau kehilangan kontrak penting

-Tuntutan hukum yang penting terhadap perusahaan dan atau direktur dan komisaris perusahaan;

-Pengumuman pembelian kembali atau pembayaran efek yang bersifatutang

-Penjualan tambahan efek kepada masyarakat atau secara terbatas yangmaterial jumlahnya

Contoh:

Tuan A berhenti sebagai direktur pada tanggal 1 Januari. Namun demikian Tuan A masih dianggap sebagai orang dalam sampai dengan tanggal 30 Juni pada tahun yang bersangkutan.

  • Informasi belum diumumkan

Informasi  tersebut  diatas  mengandung  fakta  material  yang  dapat mempengaruhi  harga  saham  dan  apabila seseorang  memiliki  informasi tersebut  akan  menempatkan  dirinya  pada  posisi  yang diuntungkan (informational advantage).

  • Melakukan jual/ beli efek

Larangan bagi “orang dalam” untuk melakukan jual-beli atas Efek Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan didasarkan atas pertimbangan bahwa kedudukan “orang dalam” seharusnya mendahulukan kepentingan Emiten, Perusahaan Publik, atau pemegang saham secara keseluruhan termasuk di dalamnya untuk tidak menggunakan informasi orang dalam untuk kepentingan diri sendiri atau Pihak lain.

Orang dalam dari suatu Emiten atau Perusahaan Publik yang melakukan “transaksi” dengan perusahaan lain juga dikenakan larangan untuk melakukan “transaksi” atas Efek dari perusahaan lain tersebut, meskipun yang bersangkutan bukan orang dalam dari perusahaan lain tersebut. Hal ini karena informasi mengenai perusahaan lain tersebut lazimnya diperoleh karena kedudukannya pada Emiten atau Perusahaan Publik yang melakukan transaksi dengan perusahaan lain tersebut.

Yang dimaksud dengan “transaksi” tersebut adalah semua bentuk transaksi yang terjadi antara Emiten atau Perusahaan Publik dan perusahaan lain, termasuk transaksi atas Efek perusahaan lain tersebut yang dilakukan oleh Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan. (UU pasar modal pasal 95 a & b)

  1. 8.     Isitlah2 dalam pasar modal syariah
  • Akad : Perjanjian atau kontrak yang merupakan pertalian ijab dengan qabul menurut cara-cara yang disyari’atkan dan berpengaruh terhadap obyeknya
  • Al-Ijarah : Perjanjian (akad) dimana pihak yang memiliki barang atau jasa (pemberi sewa atau pemberi jasa) berjanji kepada penyewa atau pengguna jasa untuk menyerahkan hak penggunaan atau pemanfaatan atas suatu barang dan atau memberikan jasa yang dimiliki pemberi sewa atau pemberi jasa dalam waktu tertentu dengan pembayaran sewa atau upah (ujrah), tanpa diikuti dengan beralihnya hak atas pemilikan barang yang menjadi obyek ijarah
  • Al-Qard : Sebuah kontrak pinjaman antara dua pihak atas dasar kesejahteraan sosial atau untuk memenuhi kebutuhan keuangan jangka pendek dari peminjam. Jumlah pembayaran harus setara dengan jumlah yang dipinjam. Namun demikian sah untuk peminjam membayar lebih dari jumlah yang dipinjam selama tidak dinyatakan atau disepakati pada saat kontrak.
  • Asuransi Syariah : Usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah pihak/orang melalui investasi dalam bentuk asset dan atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad yang sesuai syariah
  • Badan Arbitrase Syariah : Badan yang dipilih oleh para pihak yang melakukan akad untuk menyelesaikan suatu permasalahan berdasarkan prinsip syariah.
  • Bank Kustodian : Bank yang kegiatan usahanya memberikan jasa penitipan Efek dan harta lain yang berkaitan dengan Efek serta jasa lain, termasuk menerima dividen, bunga dan hak-hak lain, menyelesaikan transaksi Efek, dan mewakili pemegang rekening yang menjadi nasabahnya
  • Capital Gain : Keuntungan yang diperoleh dari jual beli surat berharga
  • Dana Sosial : Dana yang disimpan lembaga keuangan syariah untuk keperluan sosial. Sumber dana dapat berasal dari zakat, infaq dan sadaqah, atau dari pendapatan non halal
  • Dividen : Bagian laba bersih yang diberikan oleh perusahaan kepada pemegang sahamnya
  • Efek : Surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, unit penyertaan investasi kolektif (reksadana), kontrak berjangka atas efek, dan setiap derivatif dari efek
  • Efek Syariah : Efek yang akad, cara, dan kegiatan usaha yang menjadi landasan penerbitannya tidak bertentangan dengan Prinsip-prinsip Syariah di Pasar Modal
  • Emiten : Pihak yang melakukan penawaran umum
  • Fatwa : Ketetapan hukum Islam
  • Fee : Persentase atau jumlah tertentu yang diberikan atas suatu penyerahan jasa
  • Gharar : Ketidakjelasan yang menimbulkan perselisihan
  • Hari Bursa : Hari kerja normal saat transaksi bursa dilaksanakan, mulai hari Senin sampai Jumat kecuali hari libur nasional dan hari libur khusus.
  • Hawalah : Akad pengalihan utang dari satu pihak yang berutang kepada pihak lain yang wajib menanggung (membayar)-nya
  • Hibah : Hadiah atau pemberian yang diberikan kepada seseorang
  • Ikhtiyath : Kehati-hatian
  • Ijab : Pernyataan pihak pertama dalam suatu akad yang menunjukkan kehendaknya untuk melakukan akad
  • Insider Trading : Transaksi jual beli efek di bursa berdasarkan keputusan/informasi signifikan dari orang dalam perusahaan atau pihak lainnya yang mempunyai keterkaitan transaksi yang erat dengan perusahaan yang bersangkutan
  • Istishna’ : Akad jual beli dalam bentuk pemesanan pembuatan barang tertentu dengan criteria dan persyaratan tertentu yang disepakati antara pemesan (pembeli, mustashni) dan penjual (pembuat, shani’)
  • Jaminan : Harta berwujud atau surat berharga yang diberikan kepada pihak yang memberikan dana atas suatu kontrak keuangan, misalnya kontrak peminjaman uang
  • Kafalah : Perjanjian (akad) dimana Pihak penjamin (kafiil/guarantor) berjanji memberikan jaminan kepada pihak yang dijamin (makfuul’anhu/debitur) untuk memenuhi kewajiban pihak yang dijamin kepada pihak lain (makfuul lahu/kreditur)
  • Lelang : atau muzayadah, yaitu menawarkan suatu barang untuk dijual dengan cara yang dapat menaikkan harga untuk memperoleh harga terbaik/tertinggi sedangkan akadnya dilakukan pada salah satu harga yang muncul
  • Maisir : Setiap kegiatan yang melibatkan perjudian dimana pihak yang memenangkan perjudian akan mengambil taruhannya dan pihak yang kalah akan kehilangan taruhannya.
  • Makful ‘Anhu : Pihak yang dijamin dalam akad kafalah
  • Makful Bihi : Kewajiban seseorang atau pihak yang kemudian mendapat jaminan dari pihak lain dalam akad kafalah
  • Makful Lahu : Pihak yang meminta jaminan
  • Manajer Investasi : Pihak yang kegiatan usahanya mengelola portofolio Efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, kecuali perusahaan asuransi, dana pension, dan bank yang melakukan sendiri kegiatan usahanya berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku
  • Mu’allaq : Bergantung
  • Mu’amalah Syar’iyyah : Hubungan sosial, termasuk kegiatan bisnis yang sejalan atau didasarkan pada prinsip-prinsip syariah
  • Mudharabah : Perjanjian (akad) dimana pihak yang menyediakan dana (shahib al-mal) berjanji kepada pengelola usaha (mudharib) untuk menyerahkan modal dan pengelola (mudharib) berjanji mengelola modal tersebut
  • Mudharat : Bahaya, kerugian
  • Mudharib : Pengelola Dana (modal) dalam akad mudharabah; dalam mazhab Syafi’I disebut ‘amil
  • Muqaradhah : Istilah lain untuk akad mudharabah
  • Murabahah : Menjual suatu barang dengan menegaskan harga belinya kepada pembeli dan pembeli membayarnya denga harga yang lebih tinggi sebagai laba
  • Mustashni’ : Orang/pihak yang melakukan pembelian dalam akad istishna
  • Musyarakah : Akad kerjasama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu, di mana masing-masing pihak memeberikan kontribusi dana (modal) dengan ketentuan bahwa keuntungan dan risiko (kerugian) akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan
  • Najsy : Penawaran palsu; yakni penawaran atas suatu barang yang dilakukan bukan Karena motif membeli, tetapi hanya bermotifkan agar pihak lain berani memberi dengan harga tinggi
  • Nilai Aktiva Bersih : Jumlah kekayaan reksadana setelah dikurangi seluruh kewajiban
  • Nisbah : Rasio perbandingan pembagian keuntungan antara para pihak dalam akad bagi hasil
  • Over The Counter : Penyerahan transaksi pembelian dan penjualan efek yang dilakukan di luar bursa
  • Pemindahbukuan : Proses transaksi dalam bank dengan mengkredit (menambah) suatu rekening dengan mendebit (mengurangi) rekening lainnya
  • Penawaran Umum : Kegiatan penawaran efek yang dilakukan oleh Emiten untuk menjual efek kepada masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur oleh Undang-undang Pasar Modal dan peraturan lainnya
  • Pendapatan Non Halal : Pendapatan yang diterima dari suatu sumber kegiatan atau transaksi yang tidak sesuai dengan syariah Islam
  • Portofolio Efek : Kumpulan efek yang dimiliki secara bersama (kolektif) oleh para pemodal dalam Reksadana
  • Prospektus : Setiap informasi tertulis sehubungan dengan penawaran umum dengan tujuan agar pihak lain membeli efek
  • Qabul : Pernyataan penerimaan terhadap suatu akad, sebagai jawaban terhadap ijab
  • Reksa Dana : Wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi
  • Ribawi : Sebuah peningkatan, dalam transaksi pinjaman atau dalam pertukaran komoditi, masih harus dibayar kepada pemilik (pemberi pinjaman) tanpa memberikan nilai balas jasa yang setara dalam pembayaran kepada pihak lain.
  • Rights : Hak untuk memesan efek terlebih dahulu yang diberikan kepada pemegang saham untuk melakukan pembelian terlebih dahulu dalam suatu penawaran dengan ketentuan tertentu
  • Risywah : Suatu pemberian yang bertujuan untuk mengambil sesuatu yang bukan haknya, membenarkan yang bathil dan menjadikan yang bathil sebagai sesuatu yang benar
  • Rukun : Komponen esensial yang membentuk suatu perbuatan hokum, dan ketiadaannya membatalkan perbuatan hokum tersebut
  • Shahib Al-mal : Pemilik pemodal; istilah lainnya adalah malik, dan rabb al-mal
  • Shani : Pembuat, penjual; yakni pihak yang menerima pesanan pembuatan barang dalam akad istishna’
  • Short Selling : Tindakan spekulasi dengan menjual saham yang tidak dimiliki terlebih dahulu dengan harapan terjadinya penurunan harga saham sehingga dapat melakukan pembelian untuk menutupi penjualan tersebut dan memperoleh keuntungan
  • Syarat : Hal yang menyebabkan suatu perbuatan hokum sah dilakukan, dan berada diluar perbuatan hukum tersebut
  • Tafriq Al-halal Min Al-haram : Pemisahan hal-hal yang halal dari yang haram. Apabila dalam suatu akad terdapat sesuatu yang haram dan dapat dipisahkan dari yang halal, maka pihak yang melakukan akad wajib memisahkan keduanya, yaitu dengan mengambil yang halal dan membuang yang haram.
  • Tijarah : Semua bentuk akad yang dilakukan untuk tujuan komersial
  • Wa’d : Janji yang disampaikan salah satu pihak untuk melaksanakan suatu transaksi
  • Wadi’ah : Titipan yang diberikan satu pihak kepada pihak lain untuk dijaga dan dikembalikan ketika diminta kembali.
  • Wakalah : Akad pelimpahan kekuasaan oleh satu pihak kepada pihak lain dalam hal-hal yang boleh diwakilkan
  • Wakalah Bil Ujrah : Akad wakalah dengan memberikan fee atau imbalan kepada wakil
  • Wali Amanat : Pihak yang mewakili kepentingan pemegang Efek yang bersifat utang

 

From → Pasar Modal

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: